<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/wordpress-mu-1.2.1" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Sakramen Baptisan</title>
	<link>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/</link>
	<description>Karya tulis Anda menghidupkan kami</description>
	<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 10:39:55 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=wordpress-mu-1.2.1</generator>

	<item>
		<title>By: Dave</title>
		<link>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/#comment-54358</link>
		<author>Dave</author>
		<pubDate>Thu, 22 Apr 2010 08:49:44 +0000</pubDate>
		<guid>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/#comment-54358</guid>
		<description>Syalom! Saya percaya akan Firman Allah (Kitab Suci) sebagai dasar utama didalam setiap perkara dalam kita mengimani, percaya &#38; melakukan kehendak Allah dalam hidup kita sehingga kita didapati setia, kudus dan tak bercelah pada ketika Kristus menghakimi kita suatu hari nanti. GEREJA yang "INJILI" harus meneladani setiap teladan yang ditinggalkan YESUS kepada kita sebagai dasar utama. TETAPI, dalam ISU BAPTISAN, saya tidak perna menemukan baptisan yang didasari dengan "BENDERA" dalam alkitab. Walau apapun alasannya, kenapa harus "BENDERA" mengambil tempat ataupun menjadi ganti "AIR" didalam baptisan Gereja Bala Keselamatan (The Salvation Army)? mereka percaya akan baptisan air, tetapi TIDAK mempratikkannya. Loh! apa bedanya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Syalom! Saya percaya akan Firman Allah (Kitab Suci) sebagai dasar utama didalam setiap perkara dalam kita mengimani, percaya &amp; melakukan kehendak Allah dalam hidup kita sehingga kita didapati setia, kudus dan tak bercelah pada ketika Kristus menghakimi kita suatu hari nanti. GEREJA yang &#8220;INJILI&#8221; harus meneladani setiap teladan yang ditinggalkan YESUS kepada kita sebagai dasar utama. TETAPI, dalam ISU BAPTISAN, saya tidak perna menemukan baptisan yang didasari dengan &#8220;BENDERA&#8221; dalam alkitab. Walau apapun alasannya, kenapa harus &#8220;BENDERA&#8221; mengambil tempat ataupun menjadi ganti &#8220;AIR&#8221; didalam baptisan Gereja Bala Keselamatan (The Salvation Army)? mereka percaya akan baptisan air, tetapi TIDAK mempratikkannya. Loh! apa bedanya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Arota Dharma</title>
		<link>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/#comment-53957</link>
		<author>Arota Dharma</author>
		<pubDate>Fri, 02 Apr 2010 13:20:17 +0000</pubDate>
		<guid>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/#comment-53957</guid>
		<description>Benar sdra Wolter,.. tidak dibaptis masuk surga, ASAL.... PERCAYA..!
Tetapi jgn dimaknai lain. Maksudnya jelas, orang yg tidak sempat atau tidak memungkin lagi utk dibaptis...contoh:
penjahat yg disalibkan bersama Tuhan Yesus...PERCAYA pada Tuhan Yesus, dan ia ada bersama2 Tuhan Yesus sekarang diFirdaus... Godbless</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Benar sdra Wolter,.. tidak dibaptis masuk surga, ASAL&#8230;. PERCAYA..!<br />
Tetapi jgn dimaknai lain. Maksudnya jelas, orang yg tidak sempat atau tidak memungkin lagi utk dibaptis&#8230;contoh:<br />
penjahat yg disalibkan bersama Tuhan Yesus&#8230;PERCAYA pada Tuhan Yesus, dan ia ada bersama2 Tuhan Yesus sekarang diFirdaus&#8230; Godbless</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wolter</title>
		<link>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/#comment-53907</link>
		<author>wolter</author>
		<pubDate>Wed, 31 Mar 2010 00:43:09 +0000</pubDate>
		<guid>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/#comment-53907</guid>
		<description>tidak di baptis aja udah masuk sorga......heheheee</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tidak di baptis aja udah masuk sorga&#8230;&#8230;heheheee</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Arota Dharma</title>
		<link>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/#comment-49831</link>
		<author>Arota Dharma</author>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 07:53:34 +0000</pubDate>
		<guid>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/#comment-49831</guid>
		<description>Dan kpd bpk Pdt.Peter yg saya kasihi ddalam T.Yesus.mengenai org yg sekarat dan menjadi percaya kpd T.Yesus dan meminta dibaptis.maaf bpk Pdt,hamba Tuhan yg terkasih didalam Tuhan Yesus.sperti yg dkatakan firman Tuhan pada Ib 6:1-2.bhwa pelbagai pembaptisan yaitu:baptis selam,siram dan percik adalah bukan ajaran Kristus,otomatis sesuai dgn firman Tuhan  pembaptisan yg bapak lakukan terhadap org sekarat tersebut adalah sia-sia(melakukan firman Tuhan dgn melanggar firman Tuhan/TIDAK TEPAT dgn firman Tuhan).ini firman Tuhan pak,bukan saya yg katakan..krna pembaptisan pembasuhan/siram dan percik yg walaupun didalam FORMULA dalam nama BAPA,PUTERA DAN ROH KUDUS adalah sia2 dan bukan pembaptisan yg benar/bukan perintah Tuhan.termasuk jg selam yg juga pelbagai pembaptisan,bukan ajaran Kristus.tetapi oleh krna Tuhan Yesus-lah yg telah "MEMILIH" dengan cara diselamkan membuat "PEMBAPTISAN DENGAN CARA SELAM" menjadi, "MUTLAK BENAR"! sbagai SATU BAPTISAN(Ef 4:5) yang sesuai dgn firman Tuhan/TEPAT dgn firman Tuhan/KEHENDAK ALLAH BAPA(Mat 3:15).dan segala sesuatu yg dikerjakan dan diajarkan Tuhan Yesus kepada murid2Nya.bukan krna CARA SELAM adalah BENAR,melainkan karena TUHAN YESUS-lah yg menjadikan BAPTIS SELAM menjadi "SATU BAPTISAN YANG BENAR". Juga pada Ib 9:10.menyatakan bhwa pelbagai macam pembasuhan(siram,percik dan tuang adlh kategori pelbagai pembasuhan,telah dihapus-Ib 10:9+Ib 8:7-9) hanya brlaku sampai tibanya masa pembaharuan.dan kita tahu bhw SANG PEMBAHARU adlh TUHAN YESUS KRISTUS.dan tiada "DASAR YANG LAIN"selain DASAR YANGTELAH DILETAKKAN YAITU:TUHAN YESUS KRISTUS(1Kor 3:11).dan masalah org yg sekarat tersebut, kalau memang dia sudah menjadi percaya kpda Tuhan Yesus,dan benar2 tidak bisa dibaptis,ya ga apa2(ingat org yg disalibkan disamping T.Yesus yg brsama dgn Nya masuk Firdaus walau tdk dibaptis krn situasi dan kondisi yg tdk memungkinkan),dia pasti diselamatkan seandainya dia mati.dan kalau ia memaksa ingin dibaptis,SELAMKANLAH DIA!.YAKINLAH! DIA AKAN BAIK2 SAJA! TIDAK AKAN MATI!sesuai firman Tuhan.masa kita melakukan firman Tuhan dgn melanggar firman Tuhan??sudah jelas baptis siram dan percik bukan pembaptisan yg benar,bukan kehendak Tuhan.masa harus dipaksakan?sama seperti raja Saul yg melakukan firman Tuhan(mempersembahkan korban, adlh kehendak Tuhan/firman Tuhan).tetapi dgn melanggar firman Tuhan!karena bukan raja Saul yg harus melakukan persembahan trsebut, melainkan  harus Samuel.dan firman Tuhan mencatat Saul ditolak Tuhan,bukannya bertobat,malah Saul makin menjauh dari Tuhan.akhir hidupnya berakhir tragis  bunuh diri.dan tentang org2 yg dikutub yg daerah dingin.marilah saudara2 seiman untuk benar2 berdasarkan firman Tuhan.masa kita tidak berhikmat?kitakan bisa berusaha dahulu untuk membuat air yg cair katakanlah disebuah tong(contoh) sebanyak 200liter?masukkan salju kedalam,taruh api dibawah tong,pasti tuh salju mencair.atau kita tahu,dibawah es tersebut masih ada air yg cair, baptiskan/celupkan sebentar pasti dia nggak akan mati.dan kalau memang benar2 tidak bisa juga dibaptis, percayalah!dia tetap selamat.sesuai dgn firman Tuhan ada  janji Tuhan kepadanya karena ia percaya, ia akan diselamatkan. Dan masalah baptis bayi, selain firman Tuhan secara langsung(explicit) maupun secara tdk langsung(implicit),tdk ada memerintahkan baptis bayi.soal kepala penjara diFilipi dan kelrganya yg dibaptis(Kis 16:32-33).jelas dikatakan bhwa seisi rumahnya yg "MENDENGAR" FIRMAN TUHAN-LAH yg dibaptis.jadi kalau ada yg mengatakan bayi /anak2 ada dirumah itu dan dibaptis,itu adalah "pendapat/tafsiran mereka2 sendiri"..firman Tuhan tdk mengatakan hal demikian.tentang Kis 2:38-39.jelas menyatakan bhwa org yg percaya yg dibaptis akan menerima "JANJI" pengampunan dan karunia ROH KUDUS.dan org percaya yg telah dibaptis yg mempunyai bayi/anak2, anak2 mereka juga masuk(terhisab) dalam perjanjian tersebut walaupun tdk dibaptis (contoh:seluruh laki2 dirumah Abraham trmasuk Abraham disunat sbagai tanda perjanjian antara Tuhan dgn Abraham,tetapi bukan berarti perempuan2 dan anak2 perempuan(tidak disunat) yg ada dirumah Abraham sama sekali tidak masuk dalam perjanjian,mereka tetap masuk dalam perjanjian antara Tuhan dgn Abraham beserta seluruh keturunannya walaupun mereka tidak disunat).tidak ada sedikitpun perintah untuk membaptis bayi/anak2,melainkan mereka yg telah "mendengarkn" perkataan Petrus dan "percaya", dan "masing-masing" "memberi diri" dibaptis. sangat-sangat pribadi sekali dan oleh kesadaran diri sendiri. saya ingin memberi gambaran,oleh karena baptis yg benar menurut firman Tuhan adalah selam,bagaimana mgkin saudara2 tega membaptis/menyelamkan bayi dan anak2 saudara kedalam air??!ini bukan anjuran...kalau saudara2 tdk percaya,cobalah selamkan bayi / anak2 saudara kedalam air,apa reaksi mereka..?kalau mereka bisa ngomong,pasti mereka katakan : saudara2 sangat kejam...!dan saudara2 pun karena tahu hal itu(tdk mgkin membaptis/ menyelamkan bayi/anak2),saudara2 mnjawab:oleh karena itulah kami baptis dgn cara siram dan percik..jadi !! saudara2 mau melakukan pembaptisan(perintah Tuhan)yang tdk diperintahkan Tuhan(baptis bayi/anak2) juga dgn cara yg tidak diperintahkan Tuhan?? coba saudara2 renungkan..GOD BLESS.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dan kpd bpk Pdt.Peter yg saya kasihi ddalam T.Yesus.mengenai org yg sekarat dan menjadi percaya kpd T.Yesus dan meminta dibaptis.maaf bpk Pdt,hamba Tuhan yg terkasih didalam Tuhan Yesus.sperti yg dkatakan firman Tuhan pada Ib 6:1-2.bhwa pelbagai pembaptisan yaitu:baptis selam,siram dan percik adalah bukan ajaran Kristus,otomatis sesuai dgn firman Tuhan  pembaptisan yg bapak lakukan terhadap org sekarat tersebut adalah sia-sia(melakukan firman Tuhan dgn melanggar firman Tuhan/TIDAK TEPAT dgn firman Tuhan).ini firman Tuhan pak,bukan saya yg katakan..krna pembaptisan pembasuhan/siram dan percik yg walaupun didalam FORMULA dalam nama BAPA,PUTERA DAN ROH KUDUS adalah sia2 dan bukan pembaptisan yg benar/bukan perintah Tuhan.termasuk jg selam yg juga pelbagai pembaptisan,bukan ajaran Kristus.tetapi oleh krna Tuhan Yesus-lah yg telah &#8220;MEMILIH&#8221; dengan cara diselamkan membuat &#8220;PEMBAPTISAN DENGAN CARA SELAM&#8221; menjadi, &#8220;MUTLAK BENAR&#8221;! sbagai SATU BAPTISAN(Ef 4:5) yang sesuai dgn firman Tuhan/TEPAT dgn firman Tuhan/KEHENDAK ALLAH BAPA(Mat 3:15).dan segala sesuatu yg dikerjakan dan diajarkan Tuhan Yesus kepada murid2Nya.bukan krna CARA SELAM adalah BENAR,melainkan karena TUHAN YESUS-lah yg menjadikan BAPTIS SELAM menjadi &#8220;SATU BAPTISAN YANG BENAR&#8221;. Juga pada Ib 9:10.menyatakan bhwa pelbagai macam pembasuhan(siram,percik dan tuang adlh kategori pelbagai pembasuhan,telah dihapus-Ib 10:9+Ib 8:7-9) hanya brlaku sampai tibanya masa pembaharuan.dan kita tahu bhw SANG PEMBAHARU adlh TUHAN YESUS KRISTUS.dan tiada &#8220;DASAR YANG LAIN&#8221;selain DASAR YANGTELAH DILETAKKAN YAITU:TUHAN YESUS KRISTUS(1Kor 3:11).dan masalah org yg sekarat tersebut, kalau memang dia sudah menjadi percaya kpda Tuhan Yesus,dan benar2 tidak bisa dibaptis,ya ga apa2(ingat org yg disalibkan disamping T.Yesus yg brsama dgn Nya masuk Firdaus walau tdk dibaptis krn situasi dan kondisi yg tdk memungkinkan),dia pasti diselamatkan seandainya dia mati.dan kalau ia memaksa ingin dibaptis,SELAMKANLAH DIA!.YAKINLAH! DIA AKAN BAIK2 SAJA! TIDAK AKAN MATI!sesuai firman Tuhan.masa kita melakukan firman Tuhan dgn melanggar firman Tuhan??sudah jelas baptis siram dan percik bukan pembaptisan yg benar,bukan kehendak Tuhan.masa harus dipaksakan?sama seperti raja Saul yg melakukan firman Tuhan(mempersembahkan korban, adlh kehendak Tuhan/firman Tuhan).tetapi dgn melanggar firman Tuhan!karena bukan raja Saul yg harus melakukan persembahan trsebut, melainkan  harus Samuel.dan firman Tuhan mencatat Saul ditolak Tuhan,bukannya bertobat,malah Saul makin menjauh dari Tuhan.akhir hidupnya berakhir tragis  bunuh diri.dan tentang org2 yg dikutub yg daerah dingin.marilah saudara2 seiman untuk benar2 berdasarkan firman Tuhan.masa kita tidak berhikmat?kitakan bisa berusaha dahulu untuk membuat air yg cair katakanlah disebuah tong(contoh) sebanyak 200liter?masukkan salju kedalam,taruh api dibawah tong,pasti tuh salju mencair.atau kita tahu,dibawah es tersebut masih ada air yg cair, baptiskan/celupkan sebentar pasti dia nggak akan mati.dan kalau memang benar2 tidak bisa juga dibaptis, percayalah!dia tetap selamat.sesuai dgn firman Tuhan ada  janji Tuhan kepadanya karena ia percaya, ia akan diselamatkan. Dan masalah baptis bayi, selain firman Tuhan secara langsung(explicit) maupun secara tdk langsung(implicit),tdk ada memerintahkan baptis bayi.soal kepala penjara diFilipi dan kelrganya yg dibaptis(Kis 16:32-33).jelas dikatakan bhwa seisi rumahnya yg &#8220;MENDENGAR&#8221; FIRMAN TUHAN-LAH yg dibaptis.jadi kalau ada yg mengatakan bayi /anak2 ada dirumah itu dan dibaptis,itu adalah &#8220;pendapat/tafsiran mereka2 sendiri&#8221;..firman Tuhan tdk mengatakan hal demikian.tentang Kis 2:38-39.jelas menyatakan bhwa org yg percaya yg dibaptis akan menerima &#8220;JANJI&#8221; pengampunan dan karunia ROH KUDUS.dan org percaya yg telah dibaptis yg mempunyai bayi/anak2, anak2 mereka juga masuk(terhisab) dalam perjanjian tersebut walaupun tdk dibaptis (contoh:seluruh laki2 dirumah Abraham trmasuk Abraham disunat sbagai tanda perjanjian antara Tuhan dgn Abraham,tetapi bukan berarti perempuan2 dan anak2 perempuan(tidak disunat) yg ada dirumah Abraham sama sekali tidak masuk dalam perjanjian,mereka tetap masuk dalam perjanjian antara Tuhan dgn Abraham beserta seluruh keturunannya walaupun mereka tidak disunat).tidak ada sedikitpun perintah untuk membaptis bayi/anak2,melainkan mereka yg telah &#8220;mendengarkn&#8221; perkataan Petrus dan &#8220;percaya&#8221;, dan &#8220;masing-masing&#8221; &#8220;memberi diri&#8221; dibaptis. sangat-sangat pribadi sekali dan oleh kesadaran diri sendiri. saya ingin memberi gambaran,oleh karena baptis yg benar menurut firman Tuhan adalah selam,bagaimana mgkin saudara2 tega membaptis/menyelamkan bayi dan anak2 saudara kedalam air??!ini bukan anjuran&#8230;kalau saudara2 tdk percaya,cobalah selamkan bayi / anak2 saudara kedalam air,apa reaksi mereka..?kalau mereka bisa ngomong,pasti mereka katakan : saudara2 sangat kejam&#8230;!dan saudara2 pun karena tahu hal itu(tdk mgkin membaptis/ menyelamkan bayi/anak2),saudara2 mnjawab:oleh karena itulah kami baptis dgn cara siram dan percik..jadi !! saudara2 mau melakukan pembaptisan(perintah Tuhan)yang tdk diperintahkan Tuhan(baptis bayi/anak2) juga dgn cara yg tidak diperintahkan Tuhan?? coba saudara2 renungkan..GOD BLESS.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Arota Dharma</title>
		<link>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/#comment-49791</link>
		<author>Arota Dharma</author>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 07:43:29 +0000</pubDate>
		<guid>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/#comment-49791</guid>
		<description>Oleh karena pelbagai pembaptisan bukan ajaran Tuhan Yesus Kristus,walau sekalipun didalam nama BAPA,PUTERA DAN ROH KUDUS adalah tidak tepat/tidak sesuai dgn firman Tuhan.dan itu adalah SIA-SIA dan Tuhan Yesus sendiri yg adalah FIRMAN dan FIRMAN adalah ALLAH yang "meRELAkan" diriNya sendiri untuk dibaptis/diselamkan oleh Yohanes untuk menggenapkan sluruh kehendak Allah Bapa.bagaimana dengan kita?apakah kita mau merelakan diri/merendahkan diri kita untuk dibaptis/diselamkan?sebenarnya adalah tidak ada masalah dengan segala cara pembaptisan/pelbagai pembaptisan,apa itu selam,siram atau percik.masalahnya adalah:adakah firman Tuhan mengajarkan/mgharuskan selam?apakah firman Tuhan mengajarkan/mengharuskan siram atau percik?didalam Kis 1:1.jelas dikatakan Tuhan Yesus mengerjakan segala sesuatu dan diajarkan kepada murid2-Nya.dan jelas segala sesuatu itu termasuk juga adalah: pembaptisan.timbul pertanyaan.apakah Tuhan Yesus mengajarkan cara pembaptisan?begini,Tuhan Yesus dibaptis/diselamkan adalah fakta sejarah yang tidak terbantahkan.dan Tuhan Yesus tidak membaptis  adalah benar,tetapi Tuhan Yesus menyertai murid2-Nya membaptis/menyelamkan dalam air orang yang percaya kepadaNya adalah juga fakta yg tidak terbantahkan(Yoh 4:1-2). pertanyaannya: mungkinkah Tuhan Yesus dibaptis/diselamkan dan murid2-Nya membaptis orang yg percaya kepada Tuhan Yesus dengan cara siram atau percik? Jelas tidak tepat dan tidak sesuai dgn firman Tuhan itu sendiri.haruslah diselamkan seperti Tuhan Yesus yg adalah GURU AGUNG,contoh teladan yg sempurna.karena sesuai dgn Kis 1:1 Tuhan Yesus MENGERJAKAN SEGALA SESUATU DAN MENGAJARKANNYA kepada murid2-NYA.dan pada Kis 1:15-26.jelas Petrus mensyaratkan pengganti Yudas Iskariot untuk menjadi rasul harus sudah dibaptis oleh Yohanes Pembaptis.contoh orang yg melakukan perintah firman Tuhan,tetapi melanggar perintah firman Tuhan itu sendiri.Im 10:1-2.Nadab dan Abihu melakukan perintah firman Tuhan(mengambil perbaraan)tetapi mempersembahkan kepada Tuhan "api yang asing" yg bukan perintah firman Tuhan.dan keluarlah api dari hadapan Tuhan menghanguskan keduanya.dan keduanya mati.dan juga pada 1Sam menjelaskan bahwa Saul mempersembahkan kurban(perintah Tuhan) tetapi dengan melanggar firman Tuhan.karena bukan dia yang seharusnya melakukan hal itu,melainkan Samuel.akhir dari Saul berakhir tragis dia bunuh diri karena tidak melakukan firman Tuhan dengan "TEPAT".begitu juga kita,apakah dalam hal pembaptisan kita melakukan TEPAT SESUAI DENGAN FIRMAN TUHAN?sudah jelas Tuhan Yesus DIBAPTIS/DISELAMKAN dalam air(BAPTIZO),masa kita DIPERCIKKAN dengan air(RANTIZO)!bukan masalah seperti orang Farisi yang melakukan hukum Taurat dengan sedetil2nya.melainkan ketundukan kita kepada firman Tuhan.demikian saudara2.Tuhan Yesus memberkati..amin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh karena pelbagai pembaptisan bukan ajaran Tuhan Yesus Kristus,walau sekalipun didalam nama BAPA,PUTERA DAN ROH KUDUS adalah tidak tepat/tidak sesuai dgn firman Tuhan.dan itu adalah SIA-SIA dan Tuhan Yesus sendiri yg adalah FIRMAN dan FIRMAN adalah ALLAH yang &#8220;meRELAkan&#8221; diriNya sendiri untuk dibaptis/diselamkan oleh Yohanes untuk menggenapkan sluruh kehendak Allah Bapa.bagaimana dengan kita?apakah kita mau merelakan diri/merendahkan diri kita untuk dibaptis/diselamkan?sebenarnya adalah tidak ada masalah dengan segala cara pembaptisan/pelbagai pembaptisan,apa itu selam,siram atau percik.masalahnya adalah:adakah firman Tuhan mengajarkan/mgharuskan selam?apakah firman Tuhan mengajarkan/mengharuskan siram atau percik?didalam Kis 1:1.jelas dikatakan Tuhan Yesus mengerjakan segala sesuatu dan diajarkan kepada murid2-Nya.dan jelas segala sesuatu itu termasuk juga adalah: pembaptisan.timbul pertanyaan.apakah Tuhan Yesus mengajarkan cara pembaptisan?begini,Tuhan Yesus dibaptis/diselamkan adalah fakta sejarah yang tidak terbantahkan.dan Tuhan Yesus tidak membaptis  adalah benar,tetapi Tuhan Yesus menyertai murid2-Nya membaptis/menyelamkan dalam air orang yang percaya kepadaNya adalah juga fakta yg tidak terbantahkan(Yoh 4:1-2). pertanyaannya: mungkinkah Tuhan Yesus dibaptis/diselamkan dan murid2-Nya membaptis orang yg percaya kepada Tuhan Yesus dengan cara siram atau percik? Jelas tidak tepat dan tidak sesuai dgn firman Tuhan itu sendiri.haruslah diselamkan seperti Tuhan Yesus yg adalah GURU AGUNG,contoh teladan yg sempurna.karena sesuai dgn Kis 1:1 Tuhan Yesus MENGERJAKAN SEGALA SESUATU DAN MENGAJARKANNYA kepada murid2-NYA.dan pada Kis 1:15-26.jelas Petrus mensyaratkan pengganti Yudas Iskariot untuk menjadi rasul harus sudah dibaptis oleh Yohanes Pembaptis.contoh orang yg melakukan perintah firman Tuhan,tetapi melanggar perintah firman Tuhan itu sendiri.Im 10:1-2.Nadab dan Abihu melakukan perintah firman Tuhan(mengambil perbaraan)tetapi mempersembahkan kepada Tuhan &#8220;api yang asing&#8221; yg bukan perintah firman Tuhan.dan keluarlah api dari hadapan Tuhan menghanguskan keduanya.dan keduanya mati.dan juga pada 1Sam menjelaskan bahwa Saul mempersembahkan kurban(perintah Tuhan) tetapi dengan melanggar firman Tuhan.karena bukan dia yang seharusnya melakukan hal itu,melainkan Samuel.akhir dari Saul berakhir tragis dia bunuh diri karena tidak melakukan firman Tuhan dengan &#8220;TEPAT&#8221;.begitu juga kita,apakah dalam hal pembaptisan kita melakukan TEPAT SESUAI DENGAN FIRMAN TUHAN?sudah jelas Tuhan Yesus DIBAPTIS/DISELAMKAN dalam air(BAPTIZO),masa kita DIPERCIKKAN dengan air(RANTIZO)!bukan masalah seperti orang Farisi yang melakukan hukum Taurat dengan sedetil2nya.melainkan ketundukan kita kepada firman Tuhan.demikian saudara2.Tuhan Yesus memberkati..amin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Arota Dharma</title>
		<link>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/#comment-49787</link>
		<author>Arota Dharma</author>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 05:07:50 +0000</pubDate>
		<guid>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/#comment-49787</guid>
		<description>Syalom..memang masalah baptis tanpa sadar telah membuat perpecahan antara umat pengikut Tuhan Yesus.kita tahu arti kata baptis menurut berbagai pihak paling tidak adalah:selam,siram,percik dan lain-lain.jadi semuanya adalah syah sebagai cara pembaptisan dan pasti semuanya didalam FORMULA  nama BAPA,PUTERA DAN ROH KUDUS.dan ini sangat jelas adalah yg disebut:PELBAGAI PEMBAPTISAN didalam nama BAPA,PUTERA DAN ROH KUDUS.pertanyaannya adalah:apakah ajaran Tuhan Yesus Kristus/firman Tuhan mengajarkan AJARAN PELBAGAI PEMBAPTISAN?jelas didalam Ibrani 6:1-2.menyatakan ajaran Kristus tidak pernah mengajarkan ajaran pelbagai pembaptisan.dan Paulus juga menyatakan ajaran pelbagai pembaptisan adalah "SIA-SIA".oleh karena itu surat Paulus di Efesus menyatakan kita harus SATU BAPTISAN.oleh karena pelbagai pembaptisan adalah bukan ajaran Kristus,otomatis kita harus satu baptisan yang sesuai dengan firman Tuhan.dan sebagai pengikut Tuhan Yesus Kristus pastilah kita percaya bahwa CONTOH TELADAN YANG TERBAIK ADALAH: TUHAN YESUS KRISTUS.dan pertanyaannya: Tuhan Yesus dibaptis dengan cara apa? Menurut keseluruhan firman Tuhan bahwa Tuhan Yesus dibaptis dengan cara diselamkan/dicelupkan.menurut arti kata baptis(yunani:bapto-baptizo) sangat jelas artinya dicelupkan.menurut sejarah bahwa pembaptisan haruslah ditenggelamkan/dicelupkan.demikianlah untuk menjadi masukan..Tuhan Yesus memberkati.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Syalom..memang masalah baptis tanpa sadar telah membuat perpecahan antara umat pengikut Tuhan Yesus.kita tahu arti kata baptis menurut berbagai pihak paling tidak adalah:selam,siram,percik dan lain-lain.jadi semuanya adalah syah sebagai cara pembaptisan dan pasti semuanya didalam FORMULA  nama BAPA,PUTERA DAN ROH KUDUS.dan ini sangat jelas adalah yg disebut:PELBAGAI PEMBAPTISAN didalam nama BAPA,PUTERA DAN ROH KUDUS.pertanyaannya adalah:apakah ajaran Tuhan Yesus Kristus/firman Tuhan mengajarkan AJARAN PELBAGAI PEMBAPTISAN?jelas didalam Ibrani 6:1-2.menyatakan ajaran Kristus tidak pernah mengajarkan ajaran pelbagai pembaptisan.dan Paulus juga menyatakan ajaran pelbagai pembaptisan adalah &#8220;SIA-SIA&#8221;.oleh karena itu surat Paulus di Efesus menyatakan kita harus SATU BAPTISAN.oleh karena pelbagai pembaptisan adalah bukan ajaran Kristus,otomatis kita harus satu baptisan yang sesuai dengan firman Tuhan.dan sebagai pengikut Tuhan Yesus Kristus pastilah kita percaya bahwa CONTOH TELADAN YANG TERBAIK ADALAH: TUHAN YESUS KRISTUS.dan pertanyaannya: Tuhan Yesus dibaptis dengan cara apa? Menurut keseluruhan firman Tuhan bahwa Tuhan Yesus dibaptis dengan cara diselamkan/dicelupkan.menurut arti kata baptis(yunani:bapto-baptizo) sangat jelas artinya dicelupkan.menurut sejarah bahwa pembaptisan haruslah ditenggelamkan/dicelupkan.demikianlah untuk menjadi masukan..Tuhan Yesus memberkati.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Peter Then</title>
		<link>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/#comment-35367</link>
		<author>Peter Then</author>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 03:01:56 +0000</pubDate>
		<guid>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/#comment-35367</guid>
		<description>Memang sebenarnya pemahaman arti kata Baptizo ialah dibenamkan dalam air, dibilas, dikucur dengan air, dipercik (sprinkle). Dan bila memang gereja mula-mula menjalankan baptisan selam dan kemudian baru sekitar tahun 380 diganti percik karena alasan praktis, buat pemahaman iman saya pribadi bobotnya tidak bergeser selama mendasari semuanya itu pada nama Bapa, Putera dan Roh Kudus. Tuhan pakai air itu menjadi sarana pemulihan dan pengudusan dari segala dosa dan kenajisan manusia sampai keakar-akarnya. Karena air tidak dapat memulihkan hanya kuasa Yesus. Ini pengalaman saya pribadi selaku hamba Tuhan, ketika merenung di depan seorang calon jemaat yang sedang sekarat tapi rindu untuk menerima Yesus dan bersedia dibaptiskan. Apakah dia dipaksa harus dengan selam baru bisa selamat ataukah cukup dengan tanda air di keningnya (alias baptis "percik") saja? Bukankah yang menyelamatkan ialah iman percaya kepada Yesus dan pengakuan pribadinya, bahwa Yesuslah satu-satunya Juruselamat secara pribadi juga dan bukan berkutat dengan pertengkaran yang bersikukuh oleh kelompok tertentu untuk harus melaksanakan baptisan selam sesuai Alkitab dan bukan berdasarkan sejarah yang tidak ada dalam Alkitab? Semoga kita semua diberi kedamaian dan keteduhan dan hikmat-Nya yang besar. Dimuliakanlah Nama-Nya! Amin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memang sebenarnya pemahaman arti kata Baptizo ialah dibenamkan dalam air, dibilas, dikucur dengan air, dipercik (sprinkle). Dan bila memang gereja mula-mula menjalankan baptisan selam dan kemudian baru sekitar tahun 380 diganti percik karena alasan praktis, buat pemahaman iman saya pribadi bobotnya tidak bergeser selama mendasari semuanya itu pada nama Bapa, Putera dan Roh Kudus. Tuhan pakai air itu menjadi sarana pemulihan dan pengudusan dari segala dosa dan kenajisan manusia sampai keakar-akarnya. Karena air tidak dapat memulihkan hanya kuasa Yesus. Ini pengalaman saya pribadi selaku hamba Tuhan, ketika merenung di depan seorang calon jemaat yang sedang sekarat tapi rindu untuk menerima Yesus dan bersedia dibaptiskan. Apakah dia dipaksa harus dengan selam baru bisa selamat ataukah cukup dengan tanda air di keningnya (alias baptis &#8220;percik&#8221;) saja? Bukankah yang menyelamatkan ialah iman percaya kepada Yesus dan pengakuan pribadinya, bahwa Yesuslah satu-satunya Juruselamat secara pribadi juga dan bukan berkutat dengan pertengkaran yang bersikukuh oleh kelompok tertentu untuk harus melaksanakan baptisan selam sesuai Alkitab dan bukan berdasarkan sejarah yang tidak ada dalam Alkitab? Semoga kita semua diberi kedamaian dan keteduhan dan hikmat-Nya yang besar. Dimuliakanlah Nama-Nya! Amin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: erwin</title>
		<link>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/#comment-22936</link>
		<author>erwin</author>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 06:45:33 +0000</pubDate>
		<guid>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/#comment-22936</guid>
		<description>mengenai macam-macam baptisan yang ada di dalam gereja percik dan selam memang permasalahan yang cukup rumit dan seringkali menimbulkan perpecahan.  untuk memahami arti atau makna serta praktik dari baptisan, kita harus selalu kembali kepada Alkitab sebagai standar otoritas tertinggi.  kalau kita belajar teologi biblika, tentunya kita akan berbesar hati dan penuh kerendahan hati untuk melakukan baptisan selam seperti yang tercatat dalam Alkitab dan bukan berdasarkan sejarah yang tidak ada dalam Alkitab.  untuk itulah belajar teologi, untuk mereformasi doktrin yang ada, bahkan bila perlu merubahnya.    Alkitab tidak mungkin salah, tetapi doktrin bisa salah.  beranilah merubah meskipun diperhadapkan dengan resiko.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mengenai macam-macam baptisan yang ada di dalam gereja percik dan selam memang permasalahan yang cukup rumit dan seringkali menimbulkan perpecahan.  untuk memahami arti atau makna serta praktik dari baptisan, kita harus selalu kembali kepada Alkitab sebagai standar otoritas tertinggi.  kalau kita belajar teologi biblika, tentunya kita akan berbesar hati dan penuh kerendahan hati untuk melakukan baptisan selam seperti yang tercatat dalam Alkitab dan bukan berdasarkan sejarah yang tidak ada dalam Alkitab.  untuk itulah belajar teologi, untuk mereformasi doktrin yang ada, bahkan bila perlu merubahnya.    Alkitab tidak mungkin salah, tetapi doktrin bisa salah.  beranilah merubah meskipun diperhadapkan dengan resiko.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: erwin</title>
		<link>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/#comment-22935</link>
		<author>erwin</author>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 06:37:36 +0000</pubDate>
		<guid>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/#comment-22935</guid>
		<description>mengenai macam-macam baptisan yang ada di dalam gereja percik dan selam memang permasalahan yang cukup rumit dan seringkali menimbulkan perpecahan.  untuk memahami arti atau makna serta praktik dari baptisan, kita harus selalu kembali kepada Alkitab sebagai standar otoritas tertinggi.  kalau kita belajar teologi biblika, tentunya kita akan berbesar hati dan penuh kerendahan hati untuk melakukan baptisan selam seperti yang tercatat dalam Alkitab dan bukan berdasarkan sejarah yang tidak ada dalam Alkitab.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mengenai macam-macam baptisan yang ada di dalam gereja percik dan selam memang permasalahan yang cukup rumit dan seringkali menimbulkan perpecahan.  untuk memahami arti atau makna serta praktik dari baptisan, kita harus selalu kembali kepada Alkitab sebagai standar otoritas tertinggi.  kalau kita belajar teologi biblika, tentunya kita akan berbesar hati dan penuh kerendahan hati untuk melakukan baptisan selam seperti yang tercatat dalam Alkitab dan bukan berdasarkan sejarah yang tidak ada dalam Alkitab.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bobby</title>
		<link>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/#comment-8783</link>
		<author>Bobby</author>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 03:39:07 +0000</pubDate>
		<guid>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/#comment-8783</guid>
		<description>Saya rasa kita tidak perlu bingung. Persoalannya sederhana:

1. Kalau yg menjadi inti adalah "Makna" baptisan, maka dibaptis dengan cara apapun (entah selam, percik, bendera dll) tidak akan menjadi masalah. 

2. Kalau yg menjadi inti adalah apa yg Alkitab ajarkan dan juga tradisi gereja mula-mula mengenai Baptisan, maka harus diakui secara jujur bahwa baptisan pada masa itu adalah dengan cara "baptisan selam". Kata "baptis" berasal dr bhs Yunani "Baptizo" yg artinya diselamkan, dicelupkan ke air. 

Perlu diingat, sejarah mencatat baptisan percik baru mulai ada kira2 tahun 380an..sejak keluarnya keputusan Kaisar Romawi Theodosius Agung bahwa "Agama Kekaisaran Romawi adalah agama Kristen". Keputusan itu membuat seluruh rakyat dijadikan Kristen dan terjadilah baptisan massal. Sikon waktu itu membuat baptisan selam tdk efektif (krn byknya orang), jadi demi alasan praktis, maka org2 tersebut "dipercik". Dari sinilah lahir tradisi baptisan percik. (Referensi ttg asal mula baptisan percik: http://bobbybutarbutar.wordpress.com/2008/06/17/asal-mula-baptisan-percik/)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya rasa kita tidak perlu bingung. Persoalannya sederhana:</p>
<p>1. Kalau yg menjadi inti adalah &#8220;Makna&#8221; baptisan, maka dibaptis dengan cara apapun (entah selam, percik, bendera dll) tidak akan menjadi masalah. </p>
<p>2. Kalau yg menjadi inti adalah apa yg Alkitab ajarkan dan juga tradisi gereja mula-mula mengenai Baptisan, maka harus diakui secara jujur bahwa baptisan pada masa itu adalah dengan cara &#8220;baptisan selam&#8221;. Kata &#8220;baptis&#8221; berasal dr bhs Yunani &#8220;Baptizo&#8221; yg artinya diselamkan, dicelupkan ke air. </p>
<p>Perlu diingat, sejarah mencatat baptisan percik baru mulai ada kira2 tahun 380an..sejak keluarnya keputusan Kaisar Romawi Theodosius Agung bahwa &#8220;Agama Kekaisaran Romawi adalah agama Kristen&#8221;. Keputusan itu membuat seluruh rakyat dijadikan Kristen dan terjadilah baptisan massal. Sikon waktu itu membuat baptisan selam tdk efektif (krn byknya orang), jadi demi alasan praktis, maka org2 tersebut &#8220;dipercik&#8221;. Dari sinilah lahir tradisi baptisan percik. (Referensi ttg asal mula baptisan percik: <a href="http://bobbybutarbutar.wordpress.com/2008/06/17/asal-mula-baptisan-percik/" rel="nofollow">http://bobbybutarbutar.wordpress.com/2008/06/17/asal-mula-baptisan-percik/</a>)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jimy</title>
		<link>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/#comment-1558</link>
		<author>jimy</author>
		<pubDate>Thu, 20 Dec 2007 12:58:55 +0000</pubDate>
		<guid>http://forumteologi.com/blog/2007/04/30/kade/#comment-1558</guid>
		<description>iya nih... banyak sekali tentang kontroversi mengenai baptisan, mulai dari baptisan percik di katolik dan protestan aliran lutheran, anglican, presbyterian dengan baptisan selam di bethany dan baptisan roh di pentakosta... terkadang yang saya prihatin, banyak gembala sidang sendiri yang mengatakan bahwa baptis A tidak sah karena percik, dan banyak yang lain lagi. Sedangkan di satu pihak menyatakan bahwa baptisan hanya satu kali dalam seumur hidupmu. Kebingungan baptisan ini yang membuat orang jadi bertanya2 yang mana yang harus diikuti? Gembala Sidang beberapa gereja yang saya kunjungi ada yang menjelek2kan gereja lain masalah baptisan. Sungguh prihatin...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iya nih&#8230; banyak sekali tentang kontroversi mengenai baptisan, mulai dari baptisan percik di katolik dan protestan aliran lutheran, anglican, presbyterian dengan baptisan selam di bethany dan baptisan roh di pentakosta&#8230; terkadang yang saya prihatin, banyak gembala sidang sendiri yang mengatakan bahwa baptis A tidak sah karena percik, dan banyak yang lain lagi. Sedangkan di satu pihak menyatakan bahwa baptisan hanya satu kali dalam seumur hidupmu. Kebingungan baptisan ini yang membuat orang jadi bertanya2 yang mana yang harus diikuti? Gembala Sidang beberapa gereja yang saya kunjungi ada yang menjelek2kan gereja lain masalah baptisan. Sungguh prihatin&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
