<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/wordpress-mu-1.2.1" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: MEMAHAMI DOKUMEN KEESAAN GEREJA  DALAM KEPELBAGAIAN DENOMINASI DI INDONESIA</title>
	<link>http://forumteologi.com/blog/2007/05/20/memahami-dokumen-keesaan-gereja-dalam-kepelbagaian-denominasi-di-indonesia/</link>
	<description>Karya tulis Anda menghidupkan kami</description>
	<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 16:54:12 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=wordpress-mu-1.2.1</generator>

	<item>
		<title>By: Tim PPGI (Profil Gereja)</title>
		<link>http://forumteologi.com/blog/2007/05/20/memahami-dokumen-keesaan-gereja-dalam-kepelbagaian-denominasi-di-indonesia/#comment-55666</link>
		<author>Tim PPGI (Profil Gereja)</author>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 06:32:45 +0000</pubDate>
		<guid>http://forumteologi.com/blog/2007/05/20/memahami-dokumen-keesaan-gereja-dalam-kepelbagaian-denominasi-di-indonesia/#comment-55666</guid>
		<description>Syallom 
kami setuju dengan apa yang dikatakan sdr Atur Mangatas Simatupang, bahwa Gereja adalah Esa, dan Organisasi Gereja hanyalah jembatan untuk menghubungkan tiap tiap Gereja dalam melaksanakan Amanat Agung Kristus.

Adalah suatu kesia-siaan jika antara saudara sendiri saling menghujat dan menjatuhkan. sebab yang bersukacita dalam perang tersebut adalah Iblis, dan yang menangis dan sedih dalam perang itu adalah Tuhan.

Semoga Keanekaragaman denominasi dan organisasi gereja yang ada di Dunia pd umumnya dan Indonesia pada khususnya tidaklah menjadi penghalang tetapi menjadi perekat dan berkat bagi tiap-tiap gereja untuk menghias "Kekristenan" di dunia.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Syallom<br />
kami setuju dengan apa yang dikatakan sdr Atur Mangatas Simatupang, bahwa Gereja adalah Esa, dan Organisasi Gereja hanyalah jembatan untuk menghubungkan tiap tiap Gereja dalam melaksanakan Amanat Agung Kristus.</p>
<p>Adalah suatu kesia-siaan jika antara saudara sendiri saling menghujat dan menjatuhkan. sebab yang bersukacita dalam perang tersebut adalah Iblis, dan yang menangis dan sedih dalam perang itu adalah Tuhan.</p>
<p>Semoga Keanekaragaman denominasi dan organisasi gereja yang ada di Dunia pd umumnya dan Indonesia pada khususnya tidaklah menjadi penghalang tetapi menjadi perekat dan berkat bagi tiap-tiap gereja untuk menghias &#8220;Kekristenan&#8221; di dunia.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: noah</title>
		<link>http://forumteologi.com/blog/2007/05/20/memahami-dokumen-keesaan-gereja-dalam-kepelbagaian-denominasi-di-indonesia/#comment-46893</link>
		<author>noah</author>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 04:51:09 +0000</pubDate>
		<guid>http://forumteologi.com/blog/2007/05/20/memahami-dokumen-keesaan-gereja-dalam-kepelbagaian-denominasi-di-indonesia/#comment-46893</guid>
		<description>saya lagi menyusun dasar teologis pertumbuhan gereja dari PL dan PB, tolong masukannya ya Pak??!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya lagi menyusun dasar teologis pertumbuhan gereja dari PL dan PB, tolong masukannya ya Pak??!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bona Sihombing</title>
		<link>http://forumteologi.com/blog/2007/05/20/memahami-dokumen-keesaan-gereja-dalam-kepelbagaian-denominasi-di-indonesia/#comment-46881</link>
		<author>Bona Sihombing</author>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 16:52:37 +0000</pubDate>
		<guid>http://forumteologi.com/blog/2007/05/20/memahami-dokumen-keesaan-gereja-dalam-kepelbagaian-denominasi-di-indonesia/#comment-46881</guid>
		<description>Salam Sejahtera.., pak David Christanto!
Saya sedang mencari sumber pelengkap untuk materi pembelajaran "Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dan Gerakan Keesaan" untuk kelas katekisasi di jemaat kami.
Saya melihat bahwa tulisan bapak diatas amat relevan untuk melengkapi informasi yang kami butuhkan untuk menambah khasanah pengetahuan para katekisan di jemaat kami.
Untuk itu kiranya izinkanlah saya untuk menyadur tulisan bapak diatas dengan maksud  melengkapi materi pembelajaran kelas katekisasi kami untuk materi yang kami sebut diatas.
Demikian saya sampaikan maksud saya dan atas izin bapak saya ucapkan terima-kasih.
Kiranya Tuhan Yesus memberkati pelayanan Bapak dan kita semua.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Sejahtera.., pak David Christanto!<br />
Saya sedang mencari sumber pelengkap untuk materi pembelajaran &#8220;Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dan Gerakan Keesaan&#8221; untuk kelas katekisasi di jemaat kami.<br />
Saya melihat bahwa tulisan bapak diatas amat relevan untuk melengkapi informasi yang kami butuhkan untuk menambah khasanah pengetahuan para katekisan di jemaat kami.<br />
Untuk itu kiranya izinkanlah saya untuk menyadur tulisan bapak diatas dengan maksud  melengkapi materi pembelajaran kelas katekisasi kami untuk materi yang kami sebut diatas.<br />
Demikian saya sampaikan maksud saya dan atas izin bapak saya ucapkan terima-kasih.<br />
Kiranya Tuhan Yesus memberkati pelayanan Bapak dan kita semua.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ivan</title>
		<link>http://forumteologi.com/blog/2007/05/20/memahami-dokumen-keesaan-gereja-dalam-kepelbagaian-denominasi-di-indonesia/#comment-21043</link>
		<author>Ivan</author>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 14:34:59 +0000</pubDate>
		<guid>http://forumteologi.com/blog/2007/05/20/memahami-dokumen-keesaan-gereja-dalam-kepelbagaian-denominasi-di-indonesia/#comment-21043</guid>
		<description>Syalom... Nama saya Ivan, saya mau tanya sesuatu. Seperti yang kita ketahui banyak berbagai macam gereja kristen di Indonesia, antara lain Tiberias, GBI, GKI, HKBP, &#38; masih banyak lagi. Dari semua gereja tersebut mengajarkan hal yg berbeda-beda. Kita ambil contoh aja antara GKI &#38; Tiberias. Ke-2nya mengajarkan hal yang beda. Misalnya untuk perjamuan kudus &#38; minyak urapan, untuk di GKI perjamuan kudus hanya dilakukan bagi orang yg sudag di baptis sidi ( dalam arti anak di bawah umur belum diperbolehkan ), bagi yg belom tidak boleh &#38; di GKI ( seperti yg saya tau ) tidak ada yg namanya minyak urapan. Sebaliknya untuk gereja Tiberias semuanya itu diperbolehkan &#38; ada ( perjamuan kudus &#38; minyak urapan ). Nah yang mau saya tanyakan adalah mana yg benar? Sampai sekarang ini saya masih binggung.
Jadi saya mohon bales e-mail saya ini supaya saya tau kebenarannya. Thank's... God Bless You....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Syalom&#8230; Nama saya Ivan, saya mau tanya sesuatu. Seperti yang kita ketahui banyak berbagai macam gereja kristen di Indonesia, antara lain Tiberias, GBI, GKI, HKBP, &amp; masih banyak lagi. Dari semua gereja tersebut mengajarkan hal yg berbeda-beda. Kita ambil contoh aja antara GKI &amp; Tiberias. Ke-2nya mengajarkan hal yang beda. Misalnya untuk perjamuan kudus &amp; minyak urapan, untuk di GKI perjamuan kudus hanya dilakukan bagi orang yg sudag di baptis sidi ( dalam arti anak di bawah umur belum diperbolehkan ), bagi yg belom tidak boleh &amp; di GKI ( seperti yg saya tau ) tidak ada yg namanya minyak urapan. Sebaliknya untuk gereja Tiberias semuanya itu diperbolehkan &amp; ada ( perjamuan kudus &amp; minyak urapan ). Nah yang mau saya tanyakan adalah mana yg benar? Sampai sekarang ini saya masih binggung.<br />
Jadi saya mohon bales e-mail saya ini supaya saya tau kebenarannya. Thank&#8217;s&#8230; God Bless You&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Atur Mangatas Simatupang</title>
		<link>http://forumteologi.com/blog/2007/05/20/memahami-dokumen-keesaan-gereja-dalam-kepelbagaian-denominasi-di-indonesia/#comment-1170</link>
		<author>Atur Mangatas Simatupang</author>
		<pubDate>Fri, 26 Oct 2007 09:34:23 +0000</pubDate>
		<guid>http://forumteologi.com/blog/2007/05/20/memahami-dokumen-keesaan-gereja-dalam-kepelbagaian-denominasi-di-indonesia/#comment-1170</guid>
		<description>Syalom....
Saya sangat tertarik dengan artikel ini. 
Pada dasarnya saya sangat setuju dengan konsep Gereja yang Esa.
Gereja yang Esa, ini adalah suatu konsep ideal yang harus kita anut bersama sebagai umat Kristen. Sudah saatnya umat Kristen harus introspeksi diri, sebenarnya apa yang kita harus lakukan didalam "keanekaragaman" yang ada didalam umat Kristen ini. Kita adalah satu tubuh yang dibangun atas satu tujuan, yaitu untuk bersama-sama malaksanakan Amanah Agung Allah di dalam dunia ini.Ibarat tubuh yang memiliki bermacam-macam bagian tubuh dengan fungsi yang berbeda, demikianlah seharusnya umat Kristen harus bersatu walau dengan keanekaragaman " Fungsi", namun saling mendukung dan saling menopang. 
Organisasi Gereja adalah wadah yang dibentuk didalam rangka persatuan dan kesatuan umat kristen, tidak hanya di Indonesia, namun di dunia yang fana ini. Organisasi ini harus menjadi jembatan bagi adanya perbedaan yang ada.Saya sangat tertarik dengan ilustrasi yang digambarkan penulis yang mengatakan bahwa adanya perbedaaan diantara umat Kristen itu adalah ibarat perbedaaan yang ada di antara murid-murid Kristus, bukan dengan para ahli taurat. Oleh karena itu idealnya, Organisasi Gereja dibuat bukan untuk membuat suatu perpecahan, namun membuat dan menciptakan kesatuan di dalam tubuh Kristus yang didalamnya terdapat banyak perbedaan fungsi tadi.
Sekaranglah saatnya kita melangkah bersama untuk melaksanakan Amanah Agung Allah bagi dunia ini, tanpa menjadikan perbedaan sebagai perpecahan, namun perbedaan sebagai persatuan.
Biarlah kemuliaan Allah terpancar melalui hidup kita.
Tuhan memberkati</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Syalom&#8230;.<br />
Saya sangat tertarik dengan artikel ini.<br />
Pada dasarnya saya sangat setuju dengan konsep Gereja yang Esa.<br />
Gereja yang Esa, ini adalah suatu konsep ideal yang harus kita anut bersama sebagai umat Kristen. Sudah saatnya umat Kristen harus introspeksi diri, sebenarnya apa yang kita harus lakukan didalam &#8220;keanekaragaman&#8221; yang ada didalam umat Kristen ini. Kita adalah satu tubuh yang dibangun atas satu tujuan, yaitu untuk bersama-sama malaksanakan Amanah Agung Allah di dalam dunia ini.Ibarat tubuh yang memiliki bermacam-macam bagian tubuh dengan fungsi yang berbeda, demikianlah seharusnya umat Kristen harus bersatu walau dengan keanekaragaman &#8221; Fungsi&#8221;, namun saling mendukung dan saling menopang.<br />
Organisasi Gereja adalah wadah yang dibentuk didalam rangka persatuan dan kesatuan umat kristen, tidak hanya di Indonesia, namun di dunia yang fana ini. Organisasi ini harus menjadi jembatan bagi adanya perbedaan yang ada.Saya sangat tertarik dengan ilustrasi yang digambarkan penulis yang mengatakan bahwa adanya perbedaaan diantara umat Kristen itu adalah ibarat perbedaaan yang ada di antara murid-murid Kristus, bukan dengan para ahli taurat. Oleh karena itu idealnya, Organisasi Gereja dibuat bukan untuk membuat suatu perpecahan, namun membuat dan menciptakan kesatuan di dalam tubuh Kristus yang didalamnya terdapat banyak perbedaan fungsi tadi.<br />
Sekaranglah saatnya kita melangkah bersama untuk melaksanakan Amanah Agung Allah bagi dunia ini, tanpa menjadikan perbedaan sebagai perpecahan, namun perbedaan sebagai persatuan.<br />
Biarlah kemuliaan Allah terpancar melalui hidup kita.<br />
Tuhan memberkati</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
